Pelatihan orientasi untuk karyawan baru adalah momen yang penting bagi perusahaan maupun karyawan baru. Perusahaan berkesempatan untuk membuat karyawan baru memahami seluk-beluk perusahaan dan karyawan baru berkesempatan untuk beradaptasi dengan pekerjaannya. Berikut adalah beberapa jenis topik yang dapat dimasukkan dalam pelatihan orientasi karyawan baru untuk menciptakan proses positif bagi kedua belah pihak.
Perkenalan dengan para manajer dan eksekutif
Karyawan baru perlu diberi pemahaman mengenai struktur organisasi dan orang-orang yang berada di dalamnya. Perkenalkan dia dengan para manajer departemen dan eksekutif perusahaan yang relevan. Karyawan baru memerlukan bimbingan dan bantuan para atasan untuk menjalankan tugas-tugasnya. Dengan memperkenalkan mereka ke karyawan baru, si karyawan baru juga akan merasa bahwa perusahaan memberikan dukungan penuh bagi dirinya sejak hari pertama kerja.
Prosedur
Prosedur-prosedur perusahaan yang berkaitan dengan pekerjaan karyawan baru perlu dijelaskan agar dia bisa segera memulai pekerjaannya. Selain itu, prosedur kepegawaian juga perlu dijelaskan secara komprehensif oleh bagian Sumber Daya Manusia (SDM). Contoh prosedur tersebut adalah prosedur mengajukan cuti, meminta izin tidak hadir, mengajukan klaim kesehatan, mengajukan izin lembur, perjalanan dinas, dan mengikuti pelatihan. Karyawan baru juga mungkin perlu diberitahu mengenai prosedur pelaporan aktivitas yang mencurigakan di tempat kerja (whistleblowing), rencana evakuasi jika terjadi keadaan darurat (disaster contingency plan).
Perilaku kerja
Perilaku kerja adalah topik yang dibahas secara komprehensif dalam kebanyakan buku peraturan perusahaan dan kode etik karyawan. Karyawan perlu mendapatkan penjelasan mengenai perilaku yang diharapkan dari mereka di tempat kerja, yang mencakup cara berpakaian di lingkungan perusahaan, hal-hal yang dilarang dilakukan, hal-hal yang harus dilaporkan, disiplin kerja, proses atas pelanggaran disiplin, dan lainnya.
Pelatihan jabatan
Pelatihan jabatan adalah pelatihan untuk menyiapkan karyawan baru dengan keterampilan kerja yang dibutuhkan. Pelatihan ini ditangani oleh masing-masing departemen, yang dirancang untuk membiasakan karyawan baru dengan tugas pekerjaannya sehingga dia segera bekerja produktif. Setiap departemen harus memiliki pelatihan orientasi karyawan sendiri yang membantu karyawan menjadi familier dengan pekerjaan mereka dan bagaimana unit-unit dalam departemen saling bekerja sama.