Strategi organisasi adalah sarana perusahaan untuk mencapai misi dan tujuanny. Strategi yang sukses mempertimbangkan empat unsur yang dimiliki dan melingkupi perusahaan: kekuatan dan kelemahan perusahaan, peluang dan ancaman lingkungan usaha yang kompetitif. Analisis atas keempat unsur itu disebut analisis SWOT (strength, weakness, opportunity and threat), yang dikembangkan pertama kali oleh Ken Andrews di awal 1970-an.
1. Kekuatan
Dalam analisis SWOT, kekuatan adalah kemampuan dan sumber daya yang perusahaan memungkinkan untuk terlibat dalam kegiatan yang menghasilkan nilai ekonomi dan mungkin keunggulan kompetitif. Kekuatan perusahaan dapat berupa kemampuan untuk menciptakan produk yang unik, memberikan layanan pelanggan tingkat tinggi, atau memiliki jaringan distribusi yang luas di pasar. Kekuatan juga dapat berupa hal-hal seperti budaya perusahaan, keterampilan staf atau kualitas manajernya. Apapun kemampuan yang dimiliki suatu perusahaan dapat dianggap sebagai kekuatan.
2. Kelemahan
Kelemahan sebuah perusahaan adalah kurangnya sumber daya atau kemampuan yang dapat mencegahnya menghasilkan nilai ekonomi atau mendapatkan keunggulan kompetitif jika digunakan untuk melaksanakan strategi perusahaan. Ada banyak contoh kelemahan organisasi, sebagai contoh adalah struktur birokrasi yang membatasi kemampuan perusahaan untuk bersaing dengan yang lebih lincah dan responsif. Kelemahan lain dapat berupa biaya tenaga kerja yang lebih tinggi dibandingkan pesaing, dll. Kekuatan suatu perusahaan juga bisa menjadi kelemahannya jika tidak dimanfaatkan dengan baik.
3. Peluang
Peluang adalah kesempatan untuk memperbaiki kinerja dan keunggulan kompetitif. Beberapa peluang dapat diantisipasi, yang lainnya muncul tak terduga. Peluang mungkin muncul ketika ada ceruk untuk produk atau jasa baru, atau ketika produk dan jasa dapat ditawarkan pada waktu yang berbeda dan di lokasi yang berbeda. Misalnya, peningkatan penggunaan Internet telah memberikan banyak kesempatan bagi perusahaan untuk memperluas penjualan produk mereka.
4. Ancaman
Ancaman adalah individu, kelompok, atau organisasi di luar perusahaan yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kinerja perusahaan. Setiap perusahaan menghadapi ancaman dalam lingkungannya. Seringkali semakin sukses perusahaan, semakin besar ancaman yang dihadapinya (ingat peribahasa: semakin tinggi pohon, semakin kencang angin bertiup). Banyak pihak di luar perusahaan yang ingin mengambil sebagian dari kesuksesan perusahaan untuk diri mereka sendiri. Ancaman bisa datang dari produk atau jasa baru dari perusahaan lain yang bertujuan untuk mengambil keunggulan kompetitif perusahaan. Ancaman juga datang dari peraturan pemerintah atau bahkan kelompok konsumen.
Sebuah strategi perusahaan yang kuat akan menunjukkan cara mendapatkan keunggulan kompetitif dengan mempertimbangkan keempat unusr dalam analisis SWOT, yaitu bagaimana menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang dan menetralisir ancaman serta bagaimana menghindari atau memperbaiki kelemahan.