Analitik data besar (big data analytics/BDA) memungkinkan ekstraksi cepat, transformasi, penampilan, pencarian, analisis dan berbagi sejumlah data yang besar. Dengan menganalisis database yang besar dan terpadu secara real-time BDA dapat dengan cepat mengidentifikasi korelasi dan pola yang sebelumnya tak terlihat untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. BDA secara dramatis meningkatkan kemampuan untuk mengolah data dalam empat cara:
- Volume: dari terabyte ke petabyte dan exabyte.
- Velocity (kecepatan): memungkinkan wawasan real-time yang mendukung kecepatan tindakan.
- Variety (keragaman): menganalisis semua jenis data dari teks sampai video.
- Variability (variabilitas): mengelola perubahan format data dan bidang informasi.
Langkah-langkah:
- Perusahaan mengidentifikasi peluang bisnis yang dapat ditingkatkan dengan keunggulan data dan kemudian menentukan apakah BDA diperlukan.
- Memilih percontohan (unit bisnis atau kelompok fungsional) dengan peluang terbesar untuk memanfaatkan BDA.
- Membentuk kelompok kepemimpinan dan tim ilmuwan data dengan keahlian dan sumber daya yang diperlukan untuk mendorong keberhasilan upaya.
- Mengidentifikasi keputusan dan tindakan spesifik yang dapat diperbaiki.
- Menentukan solusi perangkat keras dan perangkat lunak yang paling tepat untuk keputusan-keputusan yang ditargetkan.
- Memutuskan apakah akan membeli atau menyewa sistem
- Menetapkan prinsip-prinsip seperti privasi data dan kebijakan keamanan.
- Menguji, belajar, berbagi dan memperbaiki.
- Mengembangkan model yang dapat diduplikasi dan memperluas aplikasi ke area bisnis lainnya.
Manfaat:
- Meningkatkan proses internal seperti manajemen risiko, Customer Relationship Management, rantai pasokan logistik atau optimasi konten web.
- Meningkatkan produk dan jasa yang ada.
- Mengembangkan tawaran produk dan jasa baru.
- Menargetkan produk dan jasa yang lebih baik kepada pelanggan.
- Mengubah model bisnis keseluruhan untuk memanfaatkan informasi dan umpan balik real-time.