hit counter

Perhatikan 5 Hal Ketika Mendemosi Karyawan

Demosi adalah kebalikan dari promosi, yaitu penurunan jabatan atau pangkat karyawan dalam jenjang organisasi. Konsekuensinya, gaji atau tunjangan yang ditemianya lebih rendah. Demosi adalah hukuman atas ketidakmampuan atau kesalahan karyawan yang bersifat serius. Demosi harus diberikan dalam situasi yang luar biasa saja, hanya ketika benar-benar diperlukan.

Demosi sangat berbahaya bagi moral karyawan. Selain sangat menyakitkan, demosi juga merusak hubungan antar manusia secara permanen. Oleh karena itu, kebijakan demosi harus dirumuskan dengan tepat.

Yoder, Henemann, Turnbull dan Stone menyarankan ada lima hal yang harus ada ketika melakukan demosi:

  1. Sebuah daftar peraturan yang jelas beserta rincian hukuman bagi karyawan yang melanggar.
  2. Pelanggaran oleh karyawan telah diusut tuntas oleh pejabat yang berwenang.
  3. Pengambilan tindakan hukuman harus disertai alasan yang jelas dan rinci.
  4. Penerapan hukuman harus konsisten dan tidak pandang bulu kepada semua yang terbukti melanggar.
  5. Harus ada cukup ruang untuk peninjauan kembali.
Demosi memengaruhi rasa harga diri dan rasa memiliki karyawan dan dapat menimbulkan frustrasi yang mengarah ke perilaku defensif . Mungkin ada keluhan, gejolak emosional, inefisiensi atau pengunduran diri. Oleh karena itu, kebanyakan manajer lebih memilih untuk melepaskan karyawan daripada menghadapi masalah yang timbul dari demosi.