hit counter

Benchmarking

Benchmarking meningkatkan kinerja dengan mengidentifikasi dan menerapkan praktik terbaik pada bidang operasional dan penjualan. Manajer membandingkan kinerja produk atau proses secara eksternal dengan para pesaing dan perusahaan terbaik di kelasnya dan secara internal dengan operasi lain dalam perusahaan sendiri yang melakukan kegiatan serupa. Tujuan benchmarking adalah menemukan contoh kinerja yang unggul dan memahami proses dan praktik yang berpengaruh positif terhadap kinerja itu. Perusahaan kemudian meningkatkan kinerja dengan menyesuaikan dan menggabungkan praktik-praktik terbaik di dalam operasi mereka sendiri bukan dengan cara meniru tetapi dengan berinovasi.

Langkah-langkah:

  1. Memilih produk, layanan atau proses untuk di-benchmark.
  2. Mengidentifikasi indikator-indikator kinerja utama (key performance indicators/KPI).
  3. Memilih perusahaan atau bagian internal sebagai benchmark.
  4. Mengumpulkan data kinerja dan praktik-praktik
  5. Menganalisis data dan mengidentifikasi peluang untuk perbaikan.
  6. Menyesuaikan dan menerapkan praktik terbaik, menetapkan sasaran yang wajar dan memastikan penerimaan di seluruh perusahaan.

Manfaat:

  1. Meningkatkan kinerja. Benchmarking mengidentifikasi metode untuk meningkatkan efisiensi operasional dan desain produk.
  2. Memahami biaya relatif perusahaan dan mengidentifikasi peluang untuk perbaikan.
  3. Mendapatkan keunggulan strategis dengan membantu perusahaan berfokus pada kompetensi kritis.
  4. Meningkatkan tingkat pembelajaran organisasi. Benchmarking membawa ide-ide baru ke dalam perusahaan dan memfasilitasi berbagi pengalaman.