hit counter

Prinsip Biaya

Prinsip biaya (cost principle) atau prinsip biaya historis (historical cost principle) adalah konsep umum untuk mencatat aset, kewajiban, atau investasi ekuitas sebesar biaya perolehan aslinya. Prinsip ini banyak digunakan untuk mencatat transaksi menggunakan harga pembelian memiliki bukti obyektif dan dapat diverifikasi nilainya. Variasi dari konsep ini adalah mencatat nilai aset lebih rendah dari biaya aslinya, jika nilai pasar dari aset tersebut lebih rendah daripada harga pembeliannya. Namun, karena ada prinsip konservatif, tidak memungkinkan sebaliknya yaitu merevaluasi aset bila nilai pasar lebih tinggi dari harga pembelian.

Masalah dalam prinsip biaya adalah bahwa biaya historis aset, kewajiban, atau investasi ekuitas hanya valid pada tanggal akuisisi, yang mungkin telah banyak berubah sejak saat itu. Bahkan, jika perusahaan bermaksud untuk menjual asetnya, harga jual mungkin sedikit hubungannya dengan harga beli di neraca. Dengan demikian, prinsip ini menghasilkan angka yang mungkin tidak lagi relevan.

Prinsip biaya tidak berlaku untuk investasi keuangan, di mana akuntan diwajibkan untuk mencatat nilai wajarnya pada setiap akhir periode laporan. Namun, prinsip biaya dapat digunakan untuk aset dan kewajiban jangka pendek karena kepemilikannya yang singkat sehingga kemungkinan perubahan nilai tidak banyak. Prinsip biaya kurang berlaku untuk aset dan kewajiban jangka panjang. Meskipun depresiasi dan amortisasi dapat digunakan untuk menyelaraskan nilai buku dari waktu ke waktu agar lebih mendekati nilai wajarnya, prinsip biaya tidak memungkinkan revaluasi ke atas. Jika neraca memiliki porsi besar dalam aset jangka panjang, seperti yang terjadi dalam industri padat modal, maka ada risiko yang lebih besar bahwa neraca tidak akurat mencerminkan nilai aset yang sebenarnya. Prinsip biaya bahkan kurang berlaku berdasarkan Standar Pelaporan Keuangan Internasional, yang tidak hanya memungkinkan revaluasi ke nilai wajar, tetapi juga memungkinkan Anda untuk membalikkan depresiasi jika aset kemudian ternyata mengalami apresiasi.